AGAMA SEPAKBOLA

Apabila sepakbola adalah agama, dapat dipastikan agama ini menjadi mayoritas di dunia ini. mulai dari eropa, asia, sampai afrika. Mulai dari Bos-bos, pegawai, pelajar, sampai kang ojek pasti banyak yang menganut agama ini.

Agama sepakbola lahir di inggris pada awal abad 20, dan sampai saat ini belum diketahui siapa nabi-nya. Proses lahirnya agama ini berawal dari segerombolan manusia2 kurang kerjaan yang menendang2 bola di lapangan. Hebatnya,dalam kurun 1 abad saja agama ini sudah mampu menyebar dan menjadi mayoritas diseluruh belahan dunia ini melebihi kemampuan penyebaran agama lainnya. Hal tersebut disebabkan misionaris2 agama sepakbola memiliki kemampuan jauh diatas misionaris agama2 lainnya.

Ada banyak sekali pemimpin2 spiritual yang berperan penting dalam penyebaran agama ini. Pada tahun 60an seorang bernama Pele, pemimpin spiritual asal brazil yang leluhurnya adalah penyembah VooDoo asal afrika dan masih memiliki hubungan darah dengan nabi agama reggae Bob Morlay, merupakan figur terpeting dalam sejarah penyebaran agama sepakbola. Tahun 70an muncul seorang pemimpin spiritual bernama Johan Cruyff dari belanda, sebenarnya beliau terbosesi untuk bergabung dengan VOC namun karena VOC udah dibubarkan maka beliau banting setir menjadi misionaris sepakbola. Tahun 80an lebih hebat lagi, adalah seorang pemimpin spiritual bernama Diego Maradona, beliau adalah seorang pemimpin spiritual revolusioner dari argentina dengan hobinya ke prostitusi, mengoleksi senjata2 tajam dan mengkonsumsi obat2an terlarang. Berdasarkan informasi yang akurat, hobi mengkonsumsi obat2an terlarang tersebut dipengaruhi oleh kekaguman beliau pada sosok nabi agama reggae Bob Morlay, sementara hobi mengoleksi senjata2 tajam diilhami oleh idolanya Rambo. Disaat yang sama juga ada sosok Michael Platini dari prancis, negeri yang menggabungkan agama sepakbola dengan fashion, juga ada sosok Paulo Rossi dari italia yang menemukan formula membuat bola dari pizza. Formula tersebut dikembangkan lagi oleh muridnya bernama Roberto Baggio yang berhasil membuat formula baru dalam membuat pizza dari rambut yang dikepang. Diakhir 90an ada sosok Zinedine Zidane, pemimpin spiritual ini kondang dengan rambutnya yang botak sebagian karena rontok. Zinedine Zidane merupakan sosok yang sederhana dan hemat, beliau tidak mau buang2 duit beli penyubur rambut.

Saat ini, pemuka agama sepakbola paling wahid adalah si tampan Ronaldinho dari brazil, atraksi dan senyum beliau sangat memukau dan bisa membius penonton. Si tampan Ronaldinho juga telah membuktikan bahwa ketampanan bukan sebagai fungsi dari wajah, dandanan, dan 'cool' melainkan fungsi dari kemampuan dribel bola, menendang bola, dan goyang pantat (maaf -red). Apabila di benua amerika ada Ronaldinho, benua2 lain juga tidak mau kalah. Di benua eropa pusat penyebaran agama dipegang oleh Kardinal David Beckham. Di benua asia Park Ji Sung bahu-membahu dengan Syekh Ali Karimi. Sementara di afrika, penyembahan dipimpin oleh Samuel Eto'o dan Didier Drogba.

Seperti agama2 lain, terdapat banyak mahzab pula di agama sepakbola. Di Brazil, sepakbola menggunakan mahzab Jogo Bonito, agama sepakbola disini merupakan sinkrintisme sepakbola, trian samba, tarian penyembahan VooDoo, sirkus, sulap Dedi Cobuzier dan hipnotis. Di Italia, sepakbola menggunakan mahzab mafia. Beberapa dosa sepakbola, seperti catenacio, skandal nyogok wasit dan diving justru si"sunnah"kan di italia. Di Perancis, revolusi prancis yang menyetarakan semua ras juga mempengaruhi mahzab sepakbolanya, menyebabkan negeri ini paling rajin mengimpor pemimpin spiritual seperti Zinedine Zidane, Patrick Vieira, Thierry Henry, dll. Sedangkan Spanyol berbeda dengan Prancis, mahzab sepakbola disini memberlakukan sistem kasta. Samuel Eto'o (berasal dari kasta terendah), pemimpin spiritual yang sangat berbakat gagal total disini dan selalu dicemooh, sampai akhirnya disuruh menyebarkan agama sepakbola ke kastanya yaitu makhluk ordo primata (selain manusia) di kebon binatang. Di afrika dan asia (selain Indonesia), mahzab sepakbola disana sangat lekat dengan doktrin "semangat nomor satu", mungkin dipengaruhi oleh Ospek di ITB. Di Indonesia, negara ini merupakan basis sepakbola dengan mahzab garis keras, anarkis, dan radikal. Intelijen CIA menyebutkan beberapa organisasi garis keras yang dibiayai Al-Qaeda berada dibelakang sebagian besar kerusuhan pada ritual "persija - persib".

Juga seperti agama2 lain pula, di sepakbola terdapat ibadah bulan world cup 4 tahun sekali selama sebulan penuh, pada bulan tersebut pemeluk agama diwajibkan untuk berpuasa nonton berita, sinetron, telenovela, dan acara gosip selama pertandingan sepakbola berlangsung. Setelah sebulan penuh berpuasa maka ditutup oleh hari raya Final World Cup.

Apabila agama sepakbola benar2 ada, maka dapat dipastikan penganutnya merupakan yang terbanyak di dunia. Tidak akan ada perang Serbia - Bosnia, perang Israel - Palestina, pemberontakan irlandia, genocide Yahudi, sampai kerusuhan Ambon maupun Sampit. Semua perang berlatar ras dan agama ga akan ada. Enak kan????

Tapi tunggu dulu, akan ada perang yang lebih dashat lagi. Para pemeluk agama yang mayoritas laki-laki akan medapatkan pertentangan. Kaum hawa, terutama para istri yang kecewa karena suaminya lebih meperhatikan sepakbola, akan membentuk suatu koalisi besar2an untuk menentang sepakbola. Alhasil terjadi permusuhan abadi antara Pro-Sepakbola yang diwakili oleh pria dengan Anti-Sepakbola yang diwakili oleh wanita. Koalisi anti-Sepakbola akhirnya mengeluarkan dekrit yang melarang semua pengikutnya untuk berhubungan seksual dengan pemeluk agama sepakbola. Mulai dari saat itu kelahiran bayi2 menurun drastis sampai ke angka 0. Maka akibat permusuhan abadi ini diperkirakan umat manusia akan punah dalam 50 tahun..... bertepatan dengan itu tamatlah kehidupan manusia di dunia ini.


Teori yang cukup aneh ini saya dapatkan dari link

http://trezegon.multiply.com/journal/item/1/Agama_Sepakbola