Fenomena Tindihan Hantu Saat Tidur

Kagetku terbangun dari tidurku yang lelap, mataku masih tertutup, tapi aku sudah merasakan setengah kesadaranku. Ah tapi kenapa dadaku sesak, tubuhku tak bisa bergerak, saat kubuka mata semua gelap tapi seperti ada sosok yang menindihku entah apa itu, aku tak bisa bergerak sama sekali, teriakpun tidak bisa, kenapa ini???

Mungkin sebagian dari kalian pernah merasakan hal seperti ini. Ini adalah fenomena "Sleep Paralysis" sebagian orang bilang “Tindih Hantu”, orang Jawa Barat biasa menyebutnya "Erep-erep". Mengerikan memang saat tidur ditindih hantu, pastinya kita menginginkan tidur yang nyenyak dengan mimpi yang indah.


Sebelumnya dan sampai sekarangpun saya tidak percaya fenomena ini sebagai tindihan hantu, karena saya menganggap ini adalah halusinasi buruk saat tidur dan ketidak stabilan aliran darah saat tidur sehingga membuat otot-otot saraf sulit digerakkan. Sleep Paralysis pernah saya alami saat masih SMA sekitar 2 kali. Setelah beberapa lama tadi malam saya kembali mengalaminya, tapi yang semalam itu lebih parah karena disertai mimpi buruk, sehingga sebagian pemikiran saya berpendapat kalau saya sedang dihantui mahluk halus.


Tadi malam saya tidur jam 12, seperti biasanya saya agak larut tidur kalau akhir pekan. “Bismika allahumma ahya wa bismika amut. (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati)”. Belum lama saya terlelap tidur, saya sudah dihampiri mimpi buruk di datangi setan, entah apa namanya yang jelas menyeramkan sekali sosoknya. Saya berusaha menghindari sosok itu. Semakin lama saya semakin ketakutan dan terus berlari, saking takutnya serentak saat itu saya terbangun, mataku masih terpejam setengah.

Saat saya mencoba untuk bangun dari tempat tidur, entah mengapa semua badan tidak bisa di gerakan, seperti orang lumpuh dan seperti ada yang menindih, dadaku terasa sesak dan mataku juga sulit terbuka semua, saya seperti melihat ada sosok yang gelap di sekitar tempat tidur, saya mencoba teriak sekeras-kerasnya namun teriakku hanya terdengar dalam hati. Saat itu langsung saya gerakan ujung kaki saya sekuat-kuatnya sambil Istighfar dan melafazkan Ayat-ayat Allah, akhirnya saya terbebas dan bisa bergerak. Dalam kondisi masih ketakutan saya terus berdzikir dan membaca ayat kursi, setelah sedikit tenang saya langsung bangkit dari tempat tidur dan menyalakan lampu kamar, saya lihat sudut-sudut kamar, sekiranya tak ada sosok lain seperti mahluk halus di kamar. Saya langsung menuju dapur mengambil segelas air sambil berfikir ulang apa yang baru saja saya alami, saya berfikir ini hanyalah halusinasi semata saat tidur, namun saya juga berfikir bahwa saya sedang diganggu oleh mahluk halus, ah mengapa saya jadi penakut begini.


Bagaimana Fenomena ini bisa terjadi?

Tadi pagi saya browsing di google tentang fenomena ini, dan bisa saya simpulkan banyak sekali tanggapan yang berbeda dari berbagai kalangan. Ada yang mengganggap ini halusinasi karena kurang tidur, dipantau alien saat tidur, atau di tindih mahluk halus. Saya juga pernah menanyakan ini kepada teman-teman saya, dan kebanyakan mereka bilang itu adalah “Tindihan Setan/Hantu”. Namun saya berusaha mencari alasan logis dan penjelasan ilmiyahnya bagaimana ini bisa terjadi. Dari berbagai sumber yang saya dapat, saya bisa menyimpulkan menurut pandangan saya sendiri secara ilmiah. Saya percaya ini bukanlah gangguan mahluk halus atau roh jahat.


Sleep Paralysis adalah keadaan terbangun tiba-tiba dari tidur dan tidak bisa menggerakan anggota tubuh sementara waktu. Hampir setiap orang pernah mengalaminya, setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, tidak pandang lelaki , perempuan, tua muda. Namun usia rata-rata orang pertama kali mengalami ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis bisa terjadi dalam hitungan detik atau menit. Anehnya, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi negatif, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, banyak yang berpendapat fenomena ini disebut hal mistis.


Salah satu penyebab terjadinya adalah karena kurang tidur, Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi. Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM). Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.


Beberapa kondisi yang menyebabkan kemungkinan mengalami Sleep Paralysis lebih tinggi adalah ketika seseorang mengalami kelelahan yang berlebih, tidur terlentang atau jadwal tidurnya terganggu. Orang yang biasa minum obat penenang akan lebih sering mengalaminya, kasian bukan. Kelelahan yang berlebihan memang saya rasakan karna pagi sampai sore saya bekerja penat, dan jam 9 saya main futsal. Saya juga ingat saat pertama tidur dalam posisi terlentang.


Bagaimana Mengatasinya?

Mulai sekarang atur lah porsi tidur, baca do’a sebelum tidur, biasakan tidur dengan posisi yang baik, sebaiknya jangan terlentang, lebih baik menghadap kiblat atau kearah kanan seperti sunnah Nabi. Pastikan ketika anda berada ditempat tidur anda benar-benar ingin tidur, jangan sampai anda tertidur karena memikirkan hal-hal lain, apa lagi hal negatif. Ada sebuah quota “Tidurlah Tanpa Menghilangkan Kesadaranmu”. Bila anda benar-benar mengalaminya, pada saat itu sugestikan diri anda bisa bergerak, salah satu caranya bergerak adalah dengan menggerakan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya.

Sekian cerita dan penjelasan dari saya, semoga pembaca dapat mengambil hikmah dari tulisan ini.

..Many Thanks..

..By Badarrudin Nento..